Informasi terbaru dunia kampus, mahasiswa, beasiswa, lowongan dan karier
Kuliah  

Tipe-Tipe Mahasiswa di Kampus, Kamu Masuk Tipe yang Mana?

Foto: iStock/Rudi Suardi

Buat kamu teman-teman SMA yang baru masuk kuliah, pasti beberapa tipe mahasiswa sudah mulai kamu kenali. Apalagi kamu yang sudah di semester tua, pasti hafal banget sama jenis-jenis manusia di kampus dan kesibukannya. Sampai ada beberapa sebutan untuk mereka.

Ditjen Dikti dalam akun media sosial twitter,  mengklasifikasikan tipe mahasiswa berdasarkan aktivitasnya menjadi 4, yaitu:

  1. Mahasiswa Kupu-Kupu (kuliah pulang-kuliah pulang)
  2. Mahasiswa Kura-Kura (kuliah rapat-kuliah rapat)
  3. Mahasiswa Kunang-Kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring)
  4. Mahasiswa Kuda-Kuda (kuliah dagang-kuliah dagang)

Aneh-aneh ya julukannya ini. Tapi memang benar, paling tidak empat tipe di atas akan sering kalian jumpai di mana pun kampus atau perkuliahanmu berada. Namun, untuk kamu yang selama ini kuliah daring atau online, mungkin tidak sepenuhnya menjumpai tipe-tipe mahasiswa di atas. Sekarang, perkuliahan sudah mulai aktif kembali. Kamu pasti akan menjumpai mahasiswa tipe baru yang mulai beradaptasi dengan lingkungan kampus setelah pandemi ini. 

Tipe-Tipe Mahasiswa Berdasarkan Aktivitasnya

Apa saja tipe-tipe mahasiswa kalau lagi kuliah? Berikut kita mulai penjelasannya dari klasifikasi yang telah dijabarkan oleh Ditjen Dikti satu per satu.

1. Mahasiswa Kupu–Kupu (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang)

Tipe mahasiswa yang satu ini dikenal karena mereka suka langsung pulang setelah kuliah ke kos atau rumah masing-masing. Mereka tak banyak melakukan aktivitas lain di luar kegiatan perkuliahan. Mungkin mahasiswa tipe ini ada banyak ketika baru masuk dunia perkuliahan. Perlu adaptasi dari masa sekolah menengah atas ke dunia kampus yang sangat berbeda. Mereka akan jarang bersosialisasi dan mengikuti banyak kegiatan di luar kewajibannya untuk belajar dan menuntaskan tugas. 

2. Mahasiswa Kura-Kura (Kuliah Rapat-Kuliah Rapat)

Tipe mahasiswa berikutnya adalah mahasiswa kura-kura. Nah, kali ini mahasiswa sudah mulai aktif dan kenal dengan dunia barunya. Biasanya mereka sudah ikut organisasi baik di fakultas, di tingkat kampus, ataupun di luar kampus. Banyak juga yang mengikuti komunitas yang sesuai dengan minat masing-masing.

Mahasiswa tipe ini akan sering rapat dan rapat. Jadi selain kuliah, kerjaannya ya rapat. Membahas apapun project maupun berdiskusi di sela–sela kegiatan perkuliahan. Kalau waktunya lagi kosong, mereka suka berkumpul dengan teman-teman organisasi atau komunitas. 

Kegiatan ini bagus lho buat melatih leadership, kerja sama tim, maupun berpikir kritis. Kamu bisa menentukan peran dan menjadi bagian dari organisasi itu. Keren kan. Ada banyak pilihan unit kegiatan mahasiswa yang bisa kamu ikuti. Jika berminat, ikutilah yang akan mengasah skillmu. Hal ini pasti akan berguna buat kamu di masa depan.

3. Mahasiswa Kunang-Kunang (Kuliah Nangkring-Kuliah Nangkring)

Tipe mahasiswa berikutnya adalah mereka para mahasiswa yang suka nongrong dengan teman-temannya. Sambil ngobrol di warung kopi, cafe, atau di tempat-tempat yang nyaman dan asik buat jadi tongkrongan dan basecamp mereka. Kegiatan yang mereka lakukan ya ada yang sekadar nongkrong, ngegosip, dan nyantai bareng. 

Namun, bisa jadi juga dari tongkrongan ini banyak forum diskusi yang tercipta. Tinggal bagaimana caranya membawa teman-teman nongkrong ini jadi orang sukses ke depan. Asal nggak lupa sama kewajiban di kuliah. Sambil nyantai sambil merencakan masa depan kan keren. 

4. Mahasiswa Kuda-Kuda (Kuliah Dagang-Kuliah Dagang)

Mahasiswa yang suka berbisnis dari masa kuliah masuk ke tipe yang satu ini. Mereka mulai merintis bisnis dengan berdagang ketika kuliah. Tipe mahasiswa ini sudah mulai memikirkan tentang penghasilan yang bisa mereka dapatkan sembari berkuliah. Mereka mulai berlatih untuk hidup mandiri, membiayai semesteran yang harus dibayar, menambah uang jajan, dan merintis bisnis dari nol, dan alasan yang lainnya. Manajemen waktu mereka pastinya juga harus bagus. Supaya kewajiban sebagai mahasiswa tidak terlupakan. 

5. Mahasiswa Kue-Kue (Kuliah Gawe-Kuliah Gawe)

Selain keempat tipe yang diklasifikasikan Ditjen Dikti di atas, ada satu lagi tipe mahasiswa yang bisa kamu temui di kampus, yaitu mahasiswa Kue-Kue atau kuliah gawe-kuliah gawe. Mereka adalah tipe mahasiswa yang punya aktivitas lain yaitu bekerja. Selain belajar, mereka juga menyisihkan waktunya untuk menyelesaikan pekerjaan. Setelah kuliah langsung kerja. Pekerjaan paruh waktu yang tidak mengganggu perkuliahan biasanya akan mereka ambil untuk menambah uang saku maupun memperoleh pengalaman baru dalam dunia kerja. 

6. Mahasiswa Hedonis

Ada tipe mahasiswa yang lainnya yang dapat kamu jumpai di kampus, yaitu mahasiswa hedonis. Mereka suka menghabiskan waktu dan uangnya untuk berbelanja, ke mall, nongkrong, ke salon, nonton, beli ini itu, lebih kepada perilaku konsumtif. Biasanya mereka dari kalangan atas, mahasiswa borjuis. Suka mengikuti tren yang sedang digemari saat ini, penampilannya stylish, selalu up to date dengan apa yang terjadi saat ini apalagi soal gaya hidup. Nggak mau ketinggalan zaman. 

7. Mahasiswa Agamis

Mahasiswa tipe ini lebih suka menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman kerohanian yang mereka ikuti. Ada yang aktif di gereja, di masjid, mengurusi project keagamaan, dan kegiatan yang lainnya. Mereka biasanya juga aktif dalam kegiatan organisasi kerohanian di fakultas maupun tingkat kampus. Jadi selain kuliah, mereka senang melibatkan diri dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Kalian bisa belajar di sini tentang kegiatan keagamaan, melatih disiplin, tepat waktu, dan banyak hal. 

8. Mahasiswa Berprestasi

Nah, tipe yang satu ini hobinya suka ikut lomba. Bukan hanya soal memperoleh juara, tapi biasanya yang paling menarik adalah reward yang didapat dari rektorat atau kampus yang sangat menggiurkan. Tentu saja kamu akan dapat pembelajaran yang luar biasa ketika ikut banyak lomba. Dapat relasi, pengalaman yang mengesankan, melatih berpikir kritis, dan banyak hal. Bahkan kamu bisa jalan-jalan ke mana saja untuk lomba. Ada banyak kesempatan perlombaan yang bisa kamu ikuti selama empat tahun kuliah. Baik lomba skala nasional maupun internasional. Pasti menyenangkan bisa lomba sambil jalan-jalan. 

9. Mahasiswa Perfeksionis

Tipe mahasiswa perfeksionis biasanya mereka adalah orang-orang yang merasa puas ketika IPKnya mendapatkan nilai A semua. Perfeksionis yang dimaksud di sini adalah para pemburu nilai A. Mereka akan berjuang untuk mendapatkannya. Tak jarang, tipe mahasiswa jenis ini juga masuk dalam kriteria mahasiswa kupu-kupu. Mereka benar-benar fokus untuk belajar. 

Namun, tak ada yang salah dalam hal ini. Perfeksionis dalam hal pelajaran kadang bisa membawamu pada hal baik. Ketika kamu memang merasa bidang akademikmu itu baik, kamu bisa menyibukkan diri dengan menjadi asisten praktikum, mengikuti project bersama dosen, dan kegiatan pembelajaran di kampus lainnya. Jadi, kamu bisa menyalurkan semangat belajarmu itu dengan membaginya kepada orang lain. Keuntungannya bukan hanya untuk dirimu saja. 

10. Mahasiswa Apatis

Terakhir, tipe mahasiswa yang mungkin akan kamu jumpai di kampus adalah mahasiswa apatis. Mereka yang tidak pernah mau dan tertarik untuk mengikuti isu-isu terkini yang terjadi di sekitar. Mahasiswa ini hanya menyibukkan diri untuk kepentingannya saja. Tidak pernah mau mengambil peran di lingkungan sosialnya. Entah organisasi, komunitas, bisnis, di perkuliahan, atau apapun. Mereka hanya memikirkan bagaimana untuk bersenang-senang. Nah, tipe yang ini jangan ditiru ya.  

Itu tadi, 10 tipe mahasiswa yang mungkin kalian temui di perkuliahan. Kira-kira kamu mau jadi tipe mahasiswa yang mana? Selamat menentukan peran di dunia baru yang akan kamu hadapi.

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *