Informasi terbaru dunia kampus, mahasiswa, beasiswa, lowongan dan karier

10 Modal Awal Menjadi Content Writer Profesional

Foto: iStock/juststock

Content Writer adalah salah satu pekerjaan yang sangat diminati saat ini. Kamu bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja. Fleksibel dengan pekerjaan yang kamu lakukan. Sangat menyenangkan bukan? Namun, bukan berarti kamu bisa santai saja menikmati pekerjaan ini. Tetap ada tantangan yang harus kamu hadapi. Jika kamu baru pertama kali mendengar pekerjaan ini, nah artikel ini sangat cocok buat kamu. Di sini akan menjelaskan beberapa modal awal yang perlu kamu kembangkan untuk menjadi seorang content writer profesional. 

Secara singkat content writer adalah seorang penulis profesional yang menghasilkan konten-konten yang menarik di media sosial. Jadi, istilahnya kamulah orang yang mengisi konten di website, instagram, linkedIn, dan media sosial lainnya agar isinya lebih menarik. Karyanya berupa artikel, post, microblog, yang diunggah di sebuah situs media sosial. Profesi ini seringkali dicari oleh berbagai perusahaan, start up, maupun personal bisnis untuk membuat konten yang selaras dengan visi perusahaan. 

Modal Awal untuk Menjadi Professional Content Writer

Foto; iStock/marekuliasz

Untuk kamu yang hobi menulis, pekerjaan ini mungkin cocok buat kamu. Jika kamu serius untuk menggeluti hobimu ini menjadi sebuah profesi, nah kamu perlu menyiapkan beberapa hal berikut ini:

1. Memiliki Keahlian Menulis

Satu skill yang wajib banget kamu kuasai adalah menulis. Bukan hanya sekadar menulis, kamu juga perlu memahami kaidah penulisan yang benar, membaca PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) karena tulisan yang kamu hasilkan juga harus disesuaikan dengan kriteria yang diinginkan perusahaan. 

Keahlian menulismu harus terus diasah agar konten lebih menarik. Selain itu, kemampuan storytelling di sini juga diperlukan. Dengan kemampuan ini, kamu bisa membuat tulisan yang mudah dipahami oleh pembaca atau audiens. Sehingga apa yang kamu sampaikan akan diterima dengan baik oleh mereka. 

2. Melek Teknologi

Generasi millenial dan generasi z tidak perlu lagi diragukan soal melek teknologi ini. Keseharian mereka sudah sangat familiar dengan hal ini. Namun, kemampuan ini bukan hanya bisa menjadi pengguna media sosial saja. Sebagai seorang content writer, kamu juga perlu belajar beberapa fitur yang akan membantumu membuat konten yang menarik dan sesuai dengan target yang diinginkan oleh klien. 

Media sosial adalah arena permainan untuk kamu bisa bereksplorasi dengan berbagai jenis konten. Belajar untuk optimasi media sosial, mengetahui tips dan trik agar konten lebih menarik, dan masih banyak lagi. Teknologi semakin berkembang pesat sekarang ini. Maka kamu pun perlu mengupgrade informasi dan ilmu tentang ini. 

3. Peka terhadap Tren Saat Ini

Selain hobi menulis dan melek teknologi, seorang content writer perlu juga peka terhadap tren dan isu yang terjadi saat ini. Konten yang dibuat tentu saja harus relevan dengan perkembangan zaman. Hal inilah pentingnya kamu perlu tahu soal tren saat ini. Up to date dengan apa yang sedang terjadi di sekitar, terutama dengan hal-hal yang berhubungan dengan apa yang kamu tuliskan. 

Kepekaan yang kamu bangun ini tentu saja akan membantu menaikkan audiens dan menaikkan engagement perusahaan jika kamu pintar mengelola konten yang relevan. Ikuti perkembangan informasi dan manfaatkan hal ini untuk konten yang akan kamu tulis. Semakin kamu peka dengan isu yang relevan, tulisanmu akan semakin baik. 

4. Disiplin Waktu

Nah, salah satu tantangan pekerjaan yang fleksibel adalah kamu harus bisa mengelola waktu. Disiplin terhadap guideline dan deadline tetap diperlukan dalam setiap pekerjaan. Mengikuti aturan yang dibuat perusahaan atau klien dan aturan yang kamu tetapkan sendiri untuk mencapai target yang sesuai dengan yang diharapkan. Disiplin waktu adalah kunci agar pekerjaan bisa selesai tepat pada waktunya. Jika kamu selalu menunda, maka bisa jadi klien tidak mau lagi bekerja sama denganmu. 

5. Memahami SEO

SEO atau Search Engine Optimization adalah sebuah tips untuk memaksimalkan konten agar mengikuti algoritma Google. Dengan menerapkan SEO pada konten, maka kemungkinan besar konten dapat berada di peringkat teratas hasil pencarian di google akan lebih besar. 

Kamu bisa bayangkan ada berapa banyak konten yang dihasilkan setiap hari di media sosial dan bagaimana konten yang kamu tuliskan bisa dibaca banyak orang. Maka kamu perlu tahu dan mempelajari tentang hal ini. Semakin banyak pengunjung yang membaca kontenmu, tentu saja semakin banyak manfaat yang kamu dapatkan. Selain itu, algoritma google juga terus berubah seiring waktu. Maka kamu perlu upgrade juga pengetahuan mengenai SEO ini.

6. Kemampuan Menyunting Tulisan

Selain menulis, kamu juga perlu mengasah kemampuanmu dalam hal menyunting tulisan. Setelah proses menulis selesai, usahakan untuk mengecek kembali tulisan dan melakukan proses penyuntingan. Mulai dari ejaan dan tanda baca, detail tulisan apakah mengalir dan enak dibaca, memperhatikan kosakata. Hal ini perlu dilakukan agar kualitas tulisanmu semakin baik seiring berjalannya waktu. Walaupun akan ada sendiri tim editor yang akan menyunting tulisan yang masuk, alangkah baiknya kamu juga perlu melakukan sendiri proses penyuntingan ini. Agar tulisan bisa semakin disempurnakan dan kualitasnya semakin baik.

7. Hindari Plagiasi

Aturan yang perlu kamu tetapkan dalam diri adalah jangan pernah melakukan plagiasi terhadap karya orang lain. Tentu saja hal ini tidak dibenarkan. Kamu perlu mencantumkan sumber dari tulisan yang kamu hasilkan bukan asal mengambil dari berbagai sumber apalagi copy paste. Orisinalitas karyamu akan dipertanyakan. Ini adalah salah satu integritas yang perlu dibangun oleh setiap penulis. Hasilkanlah karya yang orisinal. 

8. Banyak Membaca dan Menulis Setiap Hari

Membaca dan menulis adalah dua kegiatan yang tidak dapat terpisahkan. Membaca ibarat bahan dasar yang perlu disiapkan dan menulis adalah produk yang dihasilkan. Seorang content writer profesional tentu saja perlu terus mengupgrade ilmu pengetahuan yang ia punya agar menghasilkan konten yang menarik. 

Kamu bisa memulai membangun kebiasaan membaca dari hal yang kamu sukai. Baca buku, membaca berita, membaca apa saja yang relevan dengan hal yang kamu suka terlebih dahulu. Jika kegiatan membaca ini sudah menjadi kebiasaan, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah. 

Selain itu, kamu juga perlu meluangkan waktu untuk menulis setiap hari. Biasanya seperti menulis buku harian. Hal ini akan membantumu menangkap banyak hal dan membuat berbagai catatan. Skil menulismu semakin lama akan semakin berkembang jika kamu konsisten melakukannya. 

9. Membuat Blog

Blog adalah salah satu portofolio dari seorang content writer. Dengan membuat blog, kamu bisa menunjukkan apa saja karya tulisan yang pernah kamu buat. Portofolio online ini bisa dilihat oleh siapa saja. Di sana, kamu juga bisa mempromosikan dirimu sebagai seorang content writer. Apalagi jika kamu sudah fokus pada satu atau beberapa niche blog. Maka dari sana, penghasilan pun akan berdatangan. Kamu tinggal mengoptimalkan blog yang sudah kamu buat sebaik mungkin.

10. Ikut Pelatihan Kepenulisan

Selain belajar mandiri, kamu juga bisa mengikuti berbagai kelas kepenulisan untuk mengupgrade skilmu. Ada banyak pelatihan secara online yang kamu tulis. Ada yang fokus belajar tentang SEO, Editing tulisan, tips menjadi content writer, dan masih banyak lagi. Dengan materi dan arahan yang telah didapatkan, kamu bisa mempraktikkannya dalam dunia profesional yang kamu geluti. Jadi, konten yang kamu hasilkan pun lebih berkualitas. 
Demikian tadi beberapa modal awal atau tips untuk menjadi seorang content writer profesional. Semoga membantu ya untuk perkembangan karirmu 🙂

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *