Informasi terbaru dunia kampus, mahasiswa, beasiswa, lowongan dan karier

10 Softskill yang Perlu Kamu Siapkan untuk Memasuki Dunia Kerja

Businessman putting a card with text Soft Skills in the pocket

Masa depan akan selalu penuh dengan tantangan. Maka dari itu, kamu harus siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam hidupmu. Dunia baru yang akan kamu hadapi ini bukan hanya bermodalkan akademik atau ijazah semata. Tetapi kamu juga harus punya hardskill dan softskill yang perlu kamu asah untuk memasuki dunia kerja. 

Meskipun kamu juga sudah belajar banyak hal selama sekolah dan kuliah, ternyata ada banyak persiapan lagi. Karena setiap zaman selalu punya tantangan yang berbeda. Misalnya di masa pandemi belakangan ini, tantangan dunia kerja juga sudah berbeda dari sebelumnya. Kamu juga perlu belajar banyak hal lagi.

Apa saja softskill yang perlu kamu siapkan untuk memasuki dunia kerja? Berikut 10 di antaranya:

1. Kreatif 

Kreatifitas selalu dibutuhkan di mana saja dan jenis pekerjaan apa saja. Orang yang kreatif akan selalu punya ide-ide baru yang akan berguna bagi lingkungan kerja. Dengan menjadi orang yang kreatif, kamu bisa menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat untuk masa depan. 

Nah, cara untuk melatih kreativitas ini beragam. Kamu bisa mulai mengasah kemampuanmu dengan banyak membaca literatur, buku, menonton youtube, atau berita di televisi. Saat ini dunia digital sangat mempermudah semua orang untuk belajar apa saja. Kamu bisa gunakan peluang itu untuk mengasah kreativitasmu. 

2. Kemampuan Berpikir Kritis 

Sama halnya dengan kreatif, kemampuan berpikir kritis juga sangat dibutuhkan di masa depan. Apalagi dunia kerja yang makin banyak tantangan ini, kamu perlu punya softskill ini. Pola pikir ini bisa membantumu juga untuk menyaring berbagai informasi yang kamu dapat di sekitar.

Dengan mempunyai pola pikir kritis, kamu tidak akan mudah menelan berbagai informasi. Tidak mudah termakan berita hoax. Kemampuan berpikir kritis juga akan mengasah otakmu untuk berpikir secara runut, atau alur berpikir yang jelas. Logikamu berjalan untuk mempertimbangkan banyak hal. Ini juga berhubungan dengan poin tiga berikutnya.

3. Problem solver 

Nah, pada poin pertama dan kedua, kita telah membahas tetang pola pikir kreatif dan berpikir kritis. Skill selanjutnya yang akan terbentuk adalah kemampuanmu untuk menyelesaikan masalah. Dalam dunia kerja, selalu ada saja masalah yang akan kamu hadapi. Saat kemampuan ini mampu kamu kuasai, maka masalah apa saja yang menghampiri akan mudah untuk menemukan solusi. 

Tentu saja menjadi problem solver ini tidak secara instan ada di dalam dirimu. Ini juga akan terlihat ketika kamu menemui suatu masalah. Kamu akan belajar dari pengalaman, melatih kepekaan melihat sekitar, dan menghadirkan solusi yang tepat sesuai dengan problem/masalah yang kamu hadapi. Seiring waktu, kamu akan tahu bagaimana pribadimu dalam menyelesaikan sebuah masalah. Belajar dari pengalaman dan orang-orang sekitar. 

4. Kerja sama dalam tim 

Dalam dunia kerja tentu saja kamu tidak akan bekerja sendirian. Ada tim yang harus selalu bisa berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Jika salah satunya mendominasi atau tidak mau bekerja bersama tim, maka goals dari pekerjaan itu akan sulit untuk dicapai. 

Maka dari itu, kamu perlu mengasah kemampuan ini. Memang tidak semua pekerjaan dilakukan secara tim. Tetapi hampir di setiap perusahaan, bahkan ketika kamu membuka sebuah usaha, sumber daya yang ada tetap harus kompak dan saling berkolaborasi untuk kesuksesan bersama. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman dan mencapai tujuan bersama. 

5. Networking/Membangun Jejaring

Membangun sebuah channel atau relasi, bukan hanya perlu dilakukan oleh para pebisnis. Tapi bagi siapa saja yang ingin punya impact atau manfaat lebih luas lagi. Ketika kamu bisa membangun jejaring di aktivitas apapun yang sedang kamu jalani, maka hal ini pasti akan memudahkanmu di masa depan.

Dengan begitu, kamu akan menciptakan peluang dan kesempatan yang lebih besar atas tujuan hidup yang kamu tetapkan. Maka tak heran jika rejeki bisa datang dari mana saja. Networking yang kamu bangun dari dulu ternyata juga punya peran penting dalam perkembangan karirmu. Mulai dari teman-teman organisasi, kelompok masyarakat, teman kantor, teman nongkrong, dari mereka peluang-peluang baik akan menghampirimu.  

6. Leadership/Kemampuan Memimpin

Kemampuan leadership ini bukan hanya harus dimiliki oleh seorang pemimpin perusahaan atau pun CEO. Tetapi semua orang harus bisa memimpin dan mengatur dirinya sendiri. Dengan begitu, kamu bisa dengan yakin berjalan dengan berbagai pilihan hidup. 

Leadership ini erat kaitannya juga dengan kemampuan untuk mengambil keputusan. Ketika kamu bisa memimpin dirimu, kamu akan punya keyakinan besar di dalam diri atas pilihan-pilihan itu. Kamu tidak akan goyah dan terjebak dalam keraguan. Sehingga kamu tidak bingung dengan apapun yang ingin kamu lakukan

7. Kemampuan negosiasi

Negosiasi menjadi kunci penting saat kamu ingin menjalin kerja sama dengan siapa saja. Kemampuan untuk meyakinkan orang lain ini perlu kamu kuasai hal-hal yang kamu rencanakan bisa berjalan lancar. Apalagi kamu bisa membangun relasi dan bernegosiasi dengan banyak orang. Jika kamu punya kemampuan meyakinkan lawan bicara, maka peluang-peluang besar akan hadir dalam hidupmu.

8. Manajemen Waktu yang baik

Kemampuan ini juga tergantung pada kedisiplinan yang kamu bangun dalam diri. Memahami prioritas adalah salah satu kunci keberhasilan dari manajemen waktu yang baik. Ketika kamu paham betul prioritas apa yang kamu pilih dalam hidup, maka 24 jam yang akan kamu lewati akan selalu menghebatkan pribadimu. 

Dalam dunia kerja juga dibutuhkan hal ini. Supaya kamu bisa bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan. Jadi, segala aktivitasmu baik di luar jam kerja atau saat bekerja, semua dapat kamu atur dengan baik. 

9. Kemampuan mengendalikan  emosi

Salah satu kemampuan yang tak kalah penting lainnya adalah seni mengendalikan emosi. Baru-baru ini melihat sebuah berita ada seorang pemimpin perusahaan yang memukul karyawannya. Tentu saja ini adalah hal yang tidak etis. Salah satu bukti bahwa orang tersebut tidak bisa mengendalikan emosi. 

10. Fokus

Terakhir, softskill yang perlu kamu asah adalah kemampuan untuk fokus. Tidak ada orang yang bisa multitasking sebenarnya. Alangkah lebih baik jika kita bisa fokus dengan satu pekerjaan. Multitasking justru akan membuat otak kita cepat lelah, pekerjaan tidak maksimal, dan semuanya jadi berantakan. 

Kemampuan untuk fokus ini bisa kamu terapkan dengan membuat to do list aktivitas keseharianmu. Jadi kamu bisa melatih disiplin, menentukan prioritas, dan mengelola waktumu dengan baik. 

Demikian tadi 10 softskill yang perlu kamu siapkan sebelum kamu benar-benar masuk ke dunia kerja. Apapun tantangan yang akan kamu hadapi, semoga kamu siap dan selalu mempersiapkan diri. Goodluck  untuk dunia baru yang akan kamu hadapi.

Dari 10 softskill tadi, apakah semua hal ini sudah ada dalam dirimu? Jika belum, yuk di asah lagi. 

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *